Home

Character Building dari BKKBN Kabupaten Sragen

User Rating:  / 0

Pada hari jum'at (6/2) setiap minggu pertama seperti biasa SMP Negeri 1 Sragen menyelenggarakan Character Building yang bertempat dihalaman sekolah. Kegiatan kali ini mendatangkan narasumber dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana nasional (BKKBN) Kabupaten Sragen dihadiri oleh

Tujuan kegiatan ini meningkatkan promosi, sosialisasi dan program generasi berencana dalam mewujudkan penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja melalui pembentukan pusat informasi dan konseling remaja serta menghindari dan memberikan pemahaman tentang Narkoba, Seks bebas dan HIV/AIDS.

Sosialisasi kali ini bertema "Generasi Berencana" (GenRe). Program genRe diharapkan menghindarkan generasi muda dari berbagai problematika remaja. Disini BKKBN melakukan kampanye pencegahan penularan penyakit dan sejumlah persoalan tentang reproduksi kepada para siswa sebagai generasi muda penerus cita-cita perjuangan bangsa.

Beliau mengatakan "untuk menjaga terhindar dari Narkoba, Seks bebas, HIV/AIDS itu dari diri sendiri yang bisa membatasi selain untuk hal-hal dari penyakit jaga harta/aset diri baik-baik agar tidak rusak". Beliau juga berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan para siswa bisa bertambah sehingga bisa memberikan sesuatu yang positif bagi para siswa sebagai penerus bangsa.

Character Building Penyuluhan Demam Berdarah Dari Puskesmas Kecamatan Sragen Kota

User Rating:  / 0

Bertempat di halaman SMP Negeri 1 Sragen dilaksanakan kegiatan penyuluhan Demam Berdarah dari Puskesmas Kecamatan Sragen Kota (23/01).Kegiatan ini diikuti oleh siswa dan guru SMP Negeri 1 Sragen dimulai pukul 07.00 - 08.00 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh Dr. Agus Sudarmanto, Ibu Sumarlin, Amd.Keb dan Bpk Wardoyo.

Tujuan diadakan penyuluhan ini sebagai tindakan preventif untuk mencegah tertularnya DBD atau malaria khususnya kepada anak-anak sekolah. Mewabahnya penyakit demam berdarah pada musim pancaroba memicu timbul dan berkembangnya berbagai macam penyakit yang mungkin dapat menjadi wabah yang berbahaya.Musim hujan menjadi musim yang subur akan datangnya jentik-jentik nyamuk yang menjadi sumber penyakit.

Dr. agus Sudarmanto dalam pengarahannya “Penyakit Demam Berdarah Dengue adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti yang ditandai dengan demam mendadak 2 sampai 7 hari tanpa penyebab yang jelas, lemah/lesu, gelisah, nyeri ulu hati disertai tanda pendarahan di kulit berupa bintik pendarahan (petechiae), lebam (ecehymosis), atau ruam (purpusa). Kadang-kadang mimisan, berak darah, muntah darah, kesadaran menurun atau rejatan”. Selain itu Ibu Sumarlin juga menyampaikan pencegahan Secara biologi pemberantasan jentik/larva nyamuk dengan memelihara ikan pemakan jentik dan fisik :dengan 3M plus (menguras, menutup dan mengubur) plusnya adalah : memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar/rusak, mengganti air vas bunga dan minuman burung seminggu sekali, menutup lubang-lubang pada potongan bambu/pohon misalnya dengan tanah dan lain-lain, memasang kawat kasa, menggunakan kelambu, dan mengunakan lotion anti nyamuk. Bpk.Wardoyo Juga menambahkan upaya untuk menggugah dalam menanggulangi penyakit demam berdarah (DBD) yang saat ini kasusnya sudah mulai muncul. Dilakukan pelatihan bagi kader Juru Pemantau Jentik (JUMANTIK). Melalui Jumantik inilah masyarakat didorong untuk mandiri dan berperan untuk melakukan pemantauan terhadap jentik dan membasmi sarang nyamuk, biasa disebut Pemantauan Jentik Berkala (PJB) dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Seperti biasa pada akhir acara selalu ada sesi tanya jawab . Dalam sesi ini para siswa pada semangat karena 3 memperebutkan amplop. Setiap ada jawaban yang benar maka siswa mendapatkan amplop.