Home

GERAKAN LITERASI DI SMP NEGERI 1 SRAGEN

User Rating:  / 0

Gerakan Literasi Sekolah adalah gerakan sosial dengan dukungan kolaboratif berbagai elemen. Upaya yang ditempuh untuk mewujudkannya berupa pembiasaan membaca peserta didik,guru dan karyawan. Pembiasaan ini dilakukan dengan kegiatan 15 menit membaca buku baik fiksi maupun non fiksi dan membuat resume dari buku yang dibaca sebelumnya. Untuk dibaca dihari jum’at yang sudah dijadwalkan.

SMP Negeri 1 Sragen melaksanakan program GLSsejak semester ganjil tahun 2016/2017 yang lalu yaitu setiap hari jum’at minggu kedua. Awalnya kegiatan ini menghadapi kendala, yaitu masih kurangnya sumber bacaan yang tersedia di perpustakaan sekolah yang hanya berjumlah sekitar 500-an buku nonteks pelajaran. Sementara siswa SMP Negeri 1 Sragen secara keseluruhan berjumlah 616 siswa.  Namun keterbatasan sumber bacaan tersebut dapat diatasi dengan meminta siswa membawa sumber bacaan dari rumah. Buku yang dibawa peserta didik dari rumah tidak harus milik pribadi. Mereka bisa meminjam buku di perpustakaan umum ataupun taman bacaan yang ada di sekitar tempat tinggal.

Pada jum’at literasi kali ini di isi oleh Bapak Kismanto, Guru Bahasa Inggris dalam kutipan ceritanya menarik sekali “bahwa kita tidak boleh menyepelekan sesuatu yang kecil”.

Untuk memotivasi siswa dalam kegiatan membaca. Harapannya, melalui kegiatan ini, muncul kebanggaan di benak siswa yang telah melaksanakan kegiatan membaca dengan baik. Siswa lain juga akan termotivasi untuk meningkatkan kemampuan membacanya.

Character Building Dari Kejaksaan Negeri Sragen

User Rating:  / 2

Jumat (10/02/2017) SMP Negeri 1 Sragen kedatangan tamu dari Kejaksaan Negeri Sragen. Suasana tampak bebeda dari hari biasanya. Kejari mengunjungi SMP Negeri 1 Sragen dalam rangka melaksanakan Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Tahun 2017. Tim (JMS)  yang terdiri dari jaksa Susilowati, Jaksa Suyatno dan Kasie Intel Widya Hari Sutanto yang memimpin tim.

Kegiatan ini berlangsung selama satu jam dari pukul 07.00 – 08.00 WIB di Halaman SMP Negeri 1 Sragen. Bapak Hari menjelaskan bahwa kegiatan penyuluhan hukum dan penerangan hukum “Jaksa Masuk Sekolah“ Program BINMATKUM, adalah program Kejaksaan yang dilaksanakan secara nasional dan bertujuan untuk pengenalan serta pembinaan hukum sejak dini, agar para pelajar tidak tersangkut masalah hukum atau perbuatan melanggar hukum.

Pada kesempatan tersebut, Bapak hari juga menjelaskan tentang tugas pokok dan fungsi jaksa dan wewenang kejaksaan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, selain itu Kajari Sragen juga menyampaikan materi mengenai dampak kenakalan remaja, bahaya penyalahgunaan Narkotika, hingga bahaya UU ITE yang belakangan marak terjadi.

 “Pentingnya siswa-siswi mengetahui dan sadar tentang hukum sehingga pada akhirnya menjadi warga negara yang baik, yang patuh dan taat kepada hukum”, ungkap Kasie Intel Kajari Sragen.