Home

Character Building Penyuluhan Demam Berdarah Dari Puskesmas Kecamatan Sragen Kota

User Rating:  / 1
PoorBest 

Bertempat di halaman SMP Negeri 1 Sragen dilaksanakan kegiatan penyuluhan Demam Berdarah dari Puskesmas Kecamatan Sragen Kota (23/01).Kegiatan ini diikuti oleh siswa dan guru SMP Negeri 1 Sragen dimulai pukul 07.00 - 08.00 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh Dr. Agus Sudarmanto, Ibu Sumarlin, Amd.Keb dan Bpk Wardoyo.

Tujuan diadakan penyuluhan ini sebagai tindakan preventif untuk mencegah tertularnya DBD atau malaria khususnya kepada anak-anak sekolah. Mewabahnya penyakit demam berdarah pada musim pancaroba memicu timbul dan berkembangnya berbagai macam penyakit yang mungkin dapat menjadi wabah yang berbahaya.Musim hujan menjadi musim yang subur akan datangnya jentik-jentik nyamuk yang menjadi sumber penyakit.

Dr. agus Sudarmanto dalam pengarahannya “Penyakit Demam Berdarah Dengue adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti yang ditandai dengan demam mendadak 2 sampai 7 hari tanpa penyebab yang jelas, lemah/lesu, gelisah, nyeri ulu hati disertai tanda pendarahan di kulit berupa bintik pendarahan (petechiae), lebam (ecehymosis), atau ruam (purpusa). Kadang-kadang mimisan, berak darah, muntah darah, kesadaran menurun atau rejatan”. Selain itu Ibu Sumarlin juga menyampaikan pencegahan Secara biologi pemberantasan jentik/larva nyamuk dengan memelihara ikan pemakan jentik dan fisik :dengan 3M plus (menguras, menutup dan mengubur) plusnya adalah : memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar/rusak, mengganti air vas bunga dan minuman burung seminggu sekali, menutup lubang-lubang pada potongan bambu/pohon misalnya dengan tanah dan lain-lain, memasang kawat kasa, menggunakan kelambu, dan mengunakan lotion anti nyamuk. Bpk.Wardoyo Juga menambahkan upaya untuk menggugah dalam menanggulangi penyakit demam berdarah (DBD) yang saat ini kasusnya sudah mulai muncul. Dilakukan pelatihan bagi kader Juru Pemantau Jentik (JUMANTIK). Melalui Jumantik inilah masyarakat didorong untuk mandiri dan berperan untuk melakukan pemantauan terhadap jentik dan membasmi sarang nyamuk, biasa disebut Pemantauan Jentik Berkala (PJB) dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Seperti biasa pada akhir acara selalu ada sesi tanya jawab . Dalam sesi ini para siswa pada semangat karena 3 memperebutkan amplop. Setiap ada jawaban yang benar maka siswa mendapatkan amplop.